1. Konfigurasi Dasar EIGRP

router eigrp 1
no auto-summary
passive-interface fastethernet0/1
network 1.1.1.1 0.0.0.0
network 192.168.1.0 0.0.0.3

Sedikit review kembali konfigurasi EIGRP yg sebelumnya kita pelajari pada saat CCNA, yaitu:

router eigrp 1 merupakan enable eigrp protocol dengan AS number 1, kemudian
no auto summary memungkinkan router menggunakan metode classless addressing. command ini wajib ada pada setiap kita config karena secara default EIGRP menggunakan metode classfull dalam addressing nya.
Passive interface digunakan untuk mendisable packet eigrp keluar dari interface tertentu pada contoh diatas kita mendisable Fe0/1, bisa ditambahkan yg lain jika mau
network merupakan command untuk advertise network internal kita ke router lain via EIGRP ini

2. Verifikasi

Ada beberapa verifikasi lanjutan pada CCNP, yang pertama adalah sh ip protocols

Melalu show ip protocol ini kita dapat melihat informasi penting diatantaranya network yg diadvertis, gateway, distance, metric bahkan passive interface nya. show ip protocol wajib menjadi makanan sehari-hari pada CCNP level

3. Neighbors command

sh ip eigrp neighbors memberikan informasi:

  • H (Handle): Merupakan urutan neigbhor adjacency yang telah terhubung, dimulai dari angka 0 kemudian 1 dst..
  • Hold Uptime: merupakan holddown timer disetiap enighbor EIGRP, ketika timer expired maka router segera melakukan pemutusan adjacency. default holddown timer adalah 15 detik. holddown timer akan di reset setiap hello packet diterima
  • SRTT (Smooth round-trip time): Satuan millisecond yang dibutuhkan untuk mengirim EIGRP Packet ke neighbor dan menerima kembali sebagai ACK packet
  • RTO (Retransmission timeout): Nilai millisecond batasan EIGRP menunggu sebelum mengirim kembali packet yang tidak sampai
  • Q Cnt  (Q Count): merupakan jumlah EIGRP Packet (update, query, atau reply) dalam antrian yang sedang menunggu untuk di transmisikan. Idealnya kita tentunya menginginkan bernilai 0  atau jika tidak berarti ada indikasi congestion pada jaringan kita
  • Seq Num (Sequence number): urutan angka dari update, query dan reply packet yang diterima dari neighbor EIGRP

4. EIGRP Topology command

Berikut informasi yang bisa kita dapatkan dari command diatas:

Jika dilihat diatas terlihat informasi EIGRP topology table untuk AS number 1, perlu di ingat AS number ini harus sama pada semua router dijaringan EIGRP agar menjadi neighbors

Code:

Passive: passive berarti semuanya OK, artinya informasi routing  bersifat pasif yang berarti router telah mempelajari informasi tentang netwok dan masih belum ada perubahan dalam topology table

Active: active berarti kurang OK, yang berarti kita kehilangan informasi untuk network tertentu. dan EIGRP tidak tahu cara lain untuk menuju network tersebut. Router eigrp akan menjadi active mode dan mengirim query packet ke semua neighbors dan menanyakan informasi yang hilang tersebut

Reply status: EIGRP akan melakukan tracking ke semua packet yang dikirim ke neighbors karena kita membutuhkan balasan/reply dari router neighbors.

Sia Status (Stuck in Active): ini berarti EIGRP tidak menerima reply dari query packet dari salah satu neighbors dalam jangka waktu 3 menit. ketika ini terjadi EIGRP akan men drop Adjacenct dan menjadi stuck in active. kita akan membahas SIA ini di post berikutnya

Kemudian lebih detail lagi ke:

P: passive, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya

1 successors: merupakan best path untuk menuju network dalam hal ini merupakan jalur terbaik menuju 2.2.2.2/32. Best path pada EIGRP disebut successor, dan juga backupnya yang disebut feasible successor misalkan nantinya ada dua jalur menujur 2.2.2.2/32

FD is 409600: FD singkatan dari feasible distance, atau jarak total untuk menuju destination

Via : merupakan nexthopnya

409600/128256: nilai pertama merupakan feasible distance, dan yang kedua adalah advetised distance. EIGRP akan memberitahu kita seberapa jauh untuk menuju 2.2.2.2/32

FastEthernet0/0: merupakan interface yang digunakan untuk mengirim packet

Pemahaman topology EIGRP ini sangat penting nantinya untuk keperluan troubleshooting ataupun melakukan load balancing

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+